Ladies Traveler

Perempuan Juga Bisa Keliling Dunia


June 18, 2010

Jadi Backpacker? Why Not?? :)

Traveling ke luar negeri, mungkin yang terbersit dalam benak kita adalah hal ini hanya bisa dinikmati oleh orang-orang yang berduit saja. Jangankan traveling ke luar negeri, traveling mengelilingi negeri sendiri saja saya yakin tidak sampai 10 persen orang Indonesia yang sudah pernah melakukannya. Maklum lah, negara kita kan luas banget… Alasan utama orang Indonesia enggan, tidak memprioritaskan traveling dalam rencana hidup karena membayangkan kalau traveling pasti membutuhkan alokasi keuangan yang tidak sedikit. Wajar menurut saya, terlebih lagi jika ditambah alasan waktu yang dimiliki sangat terbatas. Jatah cuti dalam setahun kan hanya 12 hari saja. Dua alasan ini merupakan alasan utama yang seringkali dikemukakan oleh sebagian besar orang, tapi umumnya alasan pertamalah yang jadi alasan utama, terutama bagi kaum muda.

Tapi tahukah kamu bahwa ada cara yang murah untuk bisa traveling ke luar negeri? Yah, traveling ala backpacker!

Saat ini di Indonesia sedang booming-booming-nya tentang backpacker atau budget traveling. Saya sangat senang dengan hal itu. Karena menurut saya traveling itu penting untuk me-refresh otak kita dan melihat “dunia baru” yang diluar keseharian kita. Cuma masalahnya apakah kita mau traveling dengan modal pas-pasan dan mengenyampingkan faktor kenyamanan?

Backpacker atau budget traveler adalah orang yang melakukan perjalanan dengan budget (biaya) tertentu dan biasanya budgetnya itu pas-pasan. Nah, karena biayanya yang pas-pasan, umumnya para backpacker melakukan segala cara untuk menekan pengeluarannya. Caranya biasanya dengan mengurangi belanja-belanja yang nggak penting, numpang nginep di tempat orang, makan seadanya, dan banyak jalan kaki biar ngirit ongkos. It’s oke buat para backpacker karena justru dari situlah mereka menemukan banyak pengalaman baru yang sangat berharga. Masalahnya apakah kamu mau dan berani mengalami semua itu?

Ragu, wajar jika kamu ragu. Saya pun demikian saat sebelum melakukan Asean Trip, perjalanan nekat ala backpacker pertama saya. Saya teramat sangat bingung, takut dan ragu untuk memulainya. Apalagi saat mengetahui kalau teman saya yang tahu benar dengan seluk-beluk per-backpackeran tidak jadi ikut Asean Trip dengan saya. Anda tahu berapa budget saya untuk Asean Trip ke 5 negara? Hanya Rp.4juta! Dan itu sudah termasuk biaya untuk pesawat JKT-HCMC, SIN-JKT, makan, sewa hotel di beberapa tempat, transport antar negara, transport lokal, masuk tempat wisata dan saya juga sempat kehilangan $70 di HCMC karena ditipu sama tukang cyclo! Dan dana segitu untuk perjalanan lebih dari dua minggu! Gila kan? Tapi nyatanya saya bisa kok melakukan perjalanan dengan budget hanya segitu dan selamat sampai di pangkuan ibu pertiwi lagi. 🙂 *senyum penuh kemenangan*

Apa lagi yang ditunggu? Saya sudah membuktikan kalau tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan melakukan perjalanan ala backpacker (tentunya dengan beberapa perhitungan dan persiapan yang matang). So, jadi backpacker? Why not?? 🙂

Bogor, 18 Juni 2010 17:31

~Okvina Nur Alvita

8 thoughts on “Jadi Backpacker? Why Not?? :)

  1. Yudi says:

    saya jadi ingat seorang teman yang begitu terinpirasi dari mbak Okvina sama-sama dia dari Kalisat juga…Kapan ya saya bisa keliling asia tenggara dengan dana minim 😀

  2. Putri says:

    Kapan-kapan traveling bareng, Vin 🙂

  3. Waahhh, siapa dia? Irma ya?
    Kapanpun Yudi mau pasti bisa kok keliling Asean… 🙂

  4. Gie says:

    Perjalanan melihat cermin kehidupan memang mengasikkan sekali Vin…
    PAstinya akan jd The True Backpacker. . .
    Atau sampai ketemu dgn Pulau 1000 impian..wahhhh Dasyaaatt

  5. jung says:

    kereeeeennn ~

    mauuuuu ~

    klo backpacker an lagi aq ikuut ya 😀

  6. butler says:

    teruskan…saya keliling KL-SIN dengan 2jt termsuk pesawat JKT-KL-JKT, tapi bablas di belanja krn itu pengalaman pertama ke LN dan bnyk beli oleh2 buat keluarga

    salam kenal, saya ijin pasang link nya di blog saya biar bisa sering2 berkunjung kemari

  7. Bt says:

    Saya tinggal di spore n paling sebel sama orang yg mau jln2 tp numpang di rumah orang n sdh gitu reseeeeee, sdh numpang, ga mau bersih2, sdh gitu seenaknya aja. Mknya pasti akan saya bilang engga kalo ada yg mau nginep di tmp saya, cape ati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *