Ladies Traveler

Perempuan Juga Bisa Keliling Dunia


December 18, 2011

Apa yang Bikin Malaysia Iri sama Indonesia?

Saya sudah beberapa kali mengunjungi Malaysia. Dan (jujur, tanpa bermaksud menyakiti hati orang manapun, terutama orang Malaysia) menurut saya nggak ada yang istimewa dari negeri Jiran itu.

Well, saya akui Indonesia saat ini memang sudah tertinggal jauh dari Malaysia. Hal ini bisa terbukti salah satunya melalui peringkat HDI. Indonesia berada di peringkat ratusan, sedangkan Malaysia sudah melesat ke peringkat puluhan. Malaysia boleh bangga akan hal itu. Bahwa negaranya lebih maju dari Indonesia padahal Indonesia duluan merdeka daripada Malaysia.

Tapi, traveler tahu nggak apa yang bikin orang Malaysia iri sama Indonesia?

Saya tahu hal itu saat saya pertama kali ke Malaysia. Waktu itu saya (Alhamdulillah) dapat program pertukaran pelajar dari Dikti. Seperti halnya program pertukaran pelajar pada umumnya, saya memiliki housefam. Ayah angkat saya di Malaysia adalah orang Malaysia asli, sedangkan istrinya orang Indonesia. Beliau dulu sempat kuliah di Indonesia. Karena hal inilah saya banyak ngobrol dan bertukar pikiran dengan beliau.

Singkat kata, saya ngobrolin tentang pendidikan di Malaysia dengan ayah angkat saya itu. Di Malaysia bahasa pengantar untuk beberapa mata pelajaran (mulai jenjang SD) menggunakan bahasa Inggris. So nggak heran kalau orang Malaysia jago bahasa Inggris. Tapi ternyata justru hal inilah yang membuat Malaysia (sedikit) kehilangan jati dirinya sebagai bangsa Melayu. Mengapa demikian???

Jadi penduduk Malaysia terbagi menjadi tiga etnis besar, Melayu, China dan India. Di rumah, mereka menggunakan bahasa ibu masing-masing. Yang orang Melayu pakai bahasa Melayu (campur bahasa Inggris), yang orang China pakai bahasa Mandarin dan yang orang India ngomong pake bahasa India. Sebenarnya satu-satunya cara untuk tetap menggunakan bahasa Melayu adalah di sekolah, tapi di sekolah sendiri seringnya pakai bahasa Inggris. Jadilah orang China dan India yang ada di Malaysia tidak terlalu fasih berbahasa Melayu. Kesimpulannya Malaysia kurang memiliki identitas sebagai bangsa Melayu.

Trus kaitannya dengan iri sama orang Indonesia apa? Begini, di Malaysia kan hanya ada 3 etnis besar, tapi mereka nggak bisa mendidik rakyatnya untuk bisa berbahasa Melayu. Sedangkan Indonesia? Kita mempunya banyak bahasa daerah dan juga terdiri dari beragam etnis (terutama China yang banyak ada di Indonesia), tapi semua orang Indonesia pasti bisa berbahasa Indonesia. Walaupun dengan logat yang berbeda, orang Indonesia dari Sabang sampai Merauke bisa berbahasa Indonesia. Orang China yang ada di Indonesia pun bisa berbahasa Indonesia. Bahkan, para expat juga banyak yang bisa bahasa Indonesia. Ya, semua itu karena kita memiliki semboyan Bhineka Tunggal Ika, walaupun berbeda tetapi tetap satu. Hal ini yang tidak dimiliki oleh Malaysia. Dan hal ini juga yang bikin orang Malaysia iri sama Indonesia.

Bhineka Tunggal Ika (image from: shadowness.com)

Saat saya mengunjungi icon-nya Malaysia, menara kembar Petronas untuk yang pertama kalinya, betapa kagetnya saya ketika membaca slogan yang mirip arti Bhineka Tunggal Ika terpasang di gedung itu. Slogan Malaysia di gedung Petronas yaitu “Satu Warisan, Satu Matlamat, 1 Malaysia“. Saya lalu ingat obrolan saya sama ayah angkat saya dulu dan saya mencoba untuk berpositif thinking. Rupanya Malaysia belajar dari Bhineka Tunggal Ika yang dimiliki Indonesia.

Satu Warisan, Satu Matlamat, 1 Malaysia

Yah, semoga Malaysia bisa belajar dari Indonesia deh… šŸ™‚

53 thoughts on “Apa yang Bikin Malaysia Iri sama Indonesia?

  1. Ehmard says:

    nice info mba, pantes penjaga guest house yg etnis cina dan india pilih pake english trnyata mreka ga lancar ya melayunya

  2. shella says:

    Nice artikel mbak šŸ™‚ Kebetulan kmrn saya sempet mampir ke KL meskipun hanya 2 hari. Yang saya rasa memang di sana seperti terkotak-kotak sekali ya, tapi mungkin krn etnis yg bener2 berbeda, tidak seperti indonesia yang memang mayoritas etnis melayu dari sononya hehe…Beruntung juga ya kita punya Bhs Indonesia.

  3. casanova says:

    wtf? semua kau nak klaim daripada negara kau, belajar dari negara kau, bla2. angkuh gila kau orang indonesia. memang betul malaysia masih belum sempurna dan harus belajar perkara yang baik untuk memperbaiki kelemahan negara malaysia terutama soal perpaduan melalui bahasa penyatuan seperti indonesia dan negara2 lain. tapi indonesia juga harus banyak belajar daripada malaysia dan tidak seharusnya kamu rasa lebih daripada malaysia kerana kenyataannya malaysia masih jauh lebih baik dari indonesia daripada segala aspek. tiada maksud untuk menyombong cuma geram dengan sikap gengsi dan suka mengklaim dari indonesia. tanpa mengetahu hujung pangkal eh dikit2 dibilang malaysia belajar itu ini dari indonesia. terus indonesia yang dibanggakan malu. eh yang indonesia belajar daripada malaysia pula apa? ga mau bilang atau nihil? ah parah sikat chauvinisme masyarakat indonesia. dengan negara serumpun aja angkuhnya minta ampun.

    1. sultan sulu says:

      Malingsialan. Negara engkau itu tak punya identitas you know. Kalau saja seluruh org indonesia meludah, tenggelam sudah negara kecil kau itu. Petronas itu di rancang arsitek indonesia, ekonomi negara kau di topang masyarakat indonesia. Cuma negara dan orang2 malingsia terkutuk itu belum menyadari itu. Kita liat saja, sejauh mana sumber daya negara kau yang kecil itu bertahan. Indonesia punya 17 ribu pulau yang sampai kiamat pun tak akan habis. Majulah Indonesiaku.

      1. paeq says:

        kau bukan tuhan untuk bercakap begitu.. kalau tuhan tidak mengizinkan sesuatu yg buruk berlaku kepada malaysia.. maka tak akan berlaku la.. dan orang yg hati busuk seperti kamu ini pula yg mendapat balasan.. malingsialan? itu kan suku etnik indonesia yg ga berotak dan ga berhati nurani..

  4. casanova says:

    tak ade gunanya malaysia mau mau iri dengan indonesia. tidak layak sama sekali.

  5. Dewi says:

    Sebenarnya di malaysia itu penduduk aslinya kan lebih sedikit dibanding pendatang, Mbak. Kayak orang India, jelas2 datang dari India, trus orang China, jelas2 datang dari China, beda banget dengan kita yang berbeda-beda tapi memang asli orang Indonesia. Sejak jaman dulu, orang minang ya asli sejak jaman dahulu kala adalah orang minang, begitu juga orang Irian, sejak jaman dahulu kala emang nenek moyangnya udh lahir disana. Klo malaysia? Raja nya aja berasal dari bugis, dari minang dsb (suka atau tidak, mereka harus mengakui ini). Wajarlah mereka kesulitan mencari jati diri dan budaya. Mau promo wisata, yang difoto malah Bali. Mereka klaim rendang milik mereka, padahal rendang dibawa oleh perantau dari minang pada jaman dahulu kala. Begitu juga dengan tari-tarian, dll. Saya sih, justru kasihan sama orang asli sana yang semakin lama semakin ‘dikalahkan’ oleh pendatang šŸ™‚ Jadi, apapun juga, saya bangga dng Indonesia. Kita memang berbeda, tapi kita adalah penduduk asli yang beranak pinak disini dan punya kebudayaan asli (kalau mereka mencak-mencak baca komen saya ini, suruh mereka belajar sejarah negaranya dulu aja deh)

    Nice artikel, Mbak. Salam kenal, saya tau artikel ini dari group Emak2bloger šŸ™‚

    1. mta says:

      betul dan bijak sekali pendekatan dan pandangan yg di utara kan oleh paeq. malaysia dan indonesia memang 2 buah negara yg tidak boleh di bandingkan.. menurut pandangan saya indonesia boleh saja maju tanpa perlu mencari kesalahn atau kelemahan malaysia bagi menunjukkan kehebatan mereka. Memang di akui juga memang ras 2 yg ada di malaysia datangnya dari india,china,juga indonesia dan negara2 sekeliling bumi bertuah malaysia.. kenapa ini terjadi.. ini terjadi kerana kemakmuran malaysia..jadi semua bangsa berlumba2 mahu bertapak di malaysia sambil mengamalkan adat dan budaya masing2. sebab itulah malaysia truly asia.. semua ada di malaysia ..

  6. ida says:

    iya… benar sekali.. sebenarnya kasian sekali orang malaysia jika pemerintahnya sulit menyatukan mereka dengan bahasa.. kita memang harus bangga dengan “binekha tunggal ika” kita, tetapi sebagaimana kita juga menggunakan logo itu untuk menyemangati suatu negara..iya kan ?
    #orang bijak adalah orng yang tidak marah” saat di perlihatkan kekurangan suatu negaranya..

  7. didik says:

    Nice artikel mbak

    Jangankan bahasa indonesia mbak yang mereka kuasai, orang2 cina di daerah saya saja (di Desa bahkan) fasih berbahasa madura dan jawa mbak.

    Saya sesungguhnya amat bangga mbak dengan adanya ribuan etnis yang berbeda di Indonesia, mereka tetap menggunakan bahasa indonesia untuk berkomunikasi dengan orang lain.

  8. Ignatius says:

    paling enggak orang cina disana fasih berbahasa Mandarin. Saya sebagai keturunan cina di Indonesia malu kalau ketemu orang cina Malaysia. “Your eyes is slant. You must be Chinese. Do you speak Mandarin?”

    Rasa-rasanya it’s better to be a Chinese in Malaysia, mbak.

    Sekian.

    Seorang peranakan.

  9. paeq says:

    konsep penyatuan adalah common sense manusia dan dimiliki naluri manusia yg ingin berjaya. bukan indonesia boleh mengklaim itu dari negara mereka. tolong bukalah fikiran mu yg sempit dan semput itu.

  10. paeq says:

    konsep penyatuan, perpaduan itu adalah hal umum yg perlu diikuti oleh kelompok manusia dalam matlamat yg sama sebagai satu kumpulan/negaar yg ingin berjaya. indonesia tidak boleh mengklaim itu konspe perpaduan berasal dari mereka. di mana2 saja ada konsep ini untuk maju, kamu memperkenalkan diri sebagai traveler. sepatutnya traveler itu berfikiran luas dan mengenal dunia di sekeliling..

  11. paeq says:

    konsep penyatuan, perpaduan itu adalah hal umum yg perlu diikuti oleh kelompok manusia dalam matlamat yg sama sebagai satu kumpulan/negara yg ingin berjaya. itu sifat common sense manusia yg dikurnia tuhan. orang indonesia tidak boleh mengklaim konsep perpaduan berasal dari negara mereka. fikir lebih ke dalam nurani, apa yg dalam naluri manusia itu adalah pemberian tuhan, bukan ciptaan mana2 negara dan manusia yg seolah-olah berlagak seperti mereka itu tuhan. di mana2 negara di dunia memiliki konsep ini untuk maju, kamu memperkenalkan diri sebagai traveler. jgn kamu pergi ke negara lain untuk meningkatkan nasionalisme semata-mata, tapi belajarlah untuk memperbaiki kekurangan diri dan untuk menjadi lebih baik dengan mengambil pelajaran dari negara lain melalui hal baik dan buruk mereka. sepatutnya traveler itu berfikiran luas dan mengenal dunia di sekeliling bukan sewenang2 nya merasakan itu berasal dari negara mereka..

  12. Maaf mencelah… boleh saya tau mana awak dapat
    idea untuk karang blog nie… sbb rasa cam penah baca kat
    mana2 laa…

  13. jj says:

    tak perlu sibuk dengan negara orang lain la indonesia…Melayu bknnye hati kering spt org indon di sana…kami ada 3 jenis buah sekolah…disini bebas mengamalkn bhs n budaya masing2…bhs melayu dibudayakn disamping memperkasakn bhs inggeris bhs atrbangsa.

  14. jhony says:

    kalo mau tau, sebenarnya orang entnis chinese dan indialah yg berkuasa di malaysia dari segala aspek. sedangkan etnis melayu cuma menikmati hasilnya.

  15. Tomy says:

    Melayu di Malingsia semuanya malas. Pekerjaannya memeras China yang bekerja keras. Kebijakan diskriminatif untuk melayu Malingsia malas dan bodoh.

    Indonsial pemimpinnya korup terutama DPR nya. Kalau rakyat Indonsial best lah man powernya hanya sayang sekali pemimpinnya korup..

  16. Anonymous says:

    Yes..Orang indon kept thinking yang diorang tu bagus.Always nak cari salah bangsa melayu.Bukan cakap besar,just nak ingatkan.Belajar dari kesilapan.Kitorang guna English bukan sbb tak pandai just nak improve our language…Bukan ape,english is important.So,kalau x reti,how can be smart?

    1. manusia says:

      tahu betultu lagi pun kita orang dah selesa dengan english nak buat macam mana bukan tak reti nak cakap malaysia

  17. wedus markonah cagliari says:

    1. malaysia adalah negara dengan para perantauan…..baik itu yang disebut melayu, india dan china.
    2. tak semua warga china malaysia mengerti bahasa mandarin, kecuali yang berpendidikan tinggi. Chinese malayasia dalam keseharian tidak menggunakan bahasa mandarin, melaikan dialek kedaerahan yang juga berasal dari tiongkok seperti canton, hakka,hokkien.
    3. bahasa indonesia berfungsi sama dengan penggunaan bahasa inggris di malaysia.
    4. pasca orde lama yaitu masa orde baru, semua pengertian kebangsaan di Indonesia sedikit dikaburkan. Padahal para pendiri bangsa awal telah membuat landasan yang top marko top. Sangat keliru bila hanya terfokus pada masalah etnis china di Indonesia, dan mengaburkan permasalahan utama.
    5. kita harus bertanya apa itu nama seorang Indonesia? tidaklah bernama ahmad, robert, ataupun xiao long . Maka dari itu nama seorang Indonesia adalah nama sederhana yang memiliki arti yang baik dan mampu dimaknai secara mendalam oleh si pemberi dan si pemilik nama dalam kehidupannya. Contoh : bapak bangsa kita yang sholeh seperti bung karno, tidak mengartikan secara sempit tentang “apa itu nama”..lihatlah nama anak-anaknya…sederhana, artinya baik dan mengandung pengharapan baik….

  18. Anonymous says:

    Malaysia gak pernah iri ama Indon deh.. Jangan sombong dan sok sendiri.. Malaysia cukup berbangga karena ada berbagai budaya yang dijalankan di Malaysia. Melayu dengan budaya melayu, Cina dengan budaya cina, India dengan budaya india, dan pribumi Sabah Sarawak dengan budaya-budaya mereka. Ini jelas menunjukkan Malaysia truly Asia yang gak ada di Indonesia. Adapun Indonesia juga perlu tahu, orang cina yang tidak mampu berbahasa Malaysia dengan baik itu cuma ada di kota besar sahaja karena mereka mungkin bersekolah di sekolah khas cina atau juga gak gaul ama orang Malaysia lain. Tidak wajar kata Malaysia hilang jati diri kerana hanya berbahasa inggris padahal itu semua penting untuk kegunaan kerja dan untuk memajukan negara. Di Jakarta dan juga di mana-mana pakaiannya ya ampun amat mencolok mata dengan celana pendek,rok mini padahal Indonesia ramai yang beragama islam yang jelas bagi gua sudah pun hilang jati diri sebagai penduduk islam terbesar di dunia.. kok malah dituduhin Malaysia hilang jati diri hanya gara-gara berbahasa inggris.

  19. niesya says:

    Untuk pengetahuan anda, english sangat penting tambah2 bila kita nak sambung study kat luar negara.. kalau nak melancong sekali pun kena tahu bahasa inggris tu.. takkan nak pi negara orang cakap indonesia,malaysia kut? Agak2 laa.. jangan jadi bodoh

    1. Anak nusantara says:

      Exactly.. Mental orang malas spt kalian inilah yg jadi alasan pemilik blog nulis artikel ini. Bagi bangsa Indonesia, yg ngomong sehari2, disekolah, bahkan mimpi pun pake bahasa Indonesia kami sangatlah bangga dengan bahasa kami. Siapa bilang bahasa inggris gak penting buat kami, penting dong! Tp sepenting apapun bahasa asing ITU tidak akan akan membantu/mempermudah hidup kami sehari2 saat mau pesen bakso, beli siomay, mie godok, bakul gorengan yg ada laper seharian kalo mau pesen segala makanan ajib ITU pake inggris2an hehehehe my point is, lingua franca as lingua franca, bkn lingua franca disebut hanya dlm konteks teori kebangsaan to pada prakteknya kalian bangsa malas minim sekali menggunakan bahasa lingua franca kalian, kalopun ada yg pakai (dlm bentuk verbal ataupun tulisan) kalian sdh menjadikannya sbg bahasa Rojak. Iya Rojak, dikira kami tidak tahu ada fenomena ITU dinegeri kalian? Oouchh, apapun argumennya kalian akan balik lagi ke TKI merepek lah, PATI, pengganas lah..hidup kalian sebagai bangsa kayaknya emang gak asik ya?

  20. Anak nusantara says:

    Gak ada yg salah kok sama isi artikelnya, hanya kurang tepat aja kalo warga malingsia (selama kalian memanggil kami dgn Indon saya juga akan memanggil kalian dgn maling) jadi marah. Kenapa gak tepat? Namanya aja blog traveler kok, dan kebetulan realita berbahasa ini dia temukan disana, dibandingkan sm Indonesia.. Trus apanya yg salah? Kalo mau nulis blog aja isinya gak jujur trus apa gunanya bikin blog traveler?
    Oh by the way, bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa ini gak ada kaitannya dgn kebencian kami thd sebagian warga malaysia karena dikumandangkan dari tanggal 28 Oktober 1928, tahun dimana negeri bernama malaysia saja blm wujud. Bagaimana bisa menjadikan suatu negeri sebagai obyek kebencian kalo ianya blm ada saat itu. Bagi kami malaysia hanya suatu negeri jiran kami, kalo tdk ada insiden klaim pulau (saat negeri kami sdg lemah secara militer dan ekonomi) dan klaim produk kebudayaan, negeri kalian cm kami kenal sbg negara tetangga bersebelahan saja,tdk lbh dr itu. jadi jgn ge er kami iri dgn kemakmuran kalian.

    1. Nuncaku says:

      betol tu, kalo pon mau iri, mengapa iri kat malingsia? lebih baik iri kat Jepun, Korea, Europe, or at least kat Singapore and Australia. Malaysia? tidak pon makmur sangat kah…kah…kah….

      1. Sibolang aje deh says:

        Muke gile kita dikira iri sm negara sonoh. Lebih makmur emang iye, tapi kita ngerasa iri jauuuhh kali yeee. Ketauan yg ngomong gitu pasti malaysian yg mainnya kurang jauh n pulangnya kurang malem dimari. Bujug dah, ngomongin apa orang sonoh sukanya pamerin harta ama kita orang trus kepikiran kita iri ama dia. Berasa liat ibu2 arisan rumpi pamerin harta gitu.. Jiahh, makan noh harta, kalo pendiri bangsa kita mentingin harta gak ada yg namanya perjuangan bertaruh nyawa segala, mending nyerah doang ama penjajah, trus kaya deh. Tapi kami, Indonesian, emang gokil, merdeka atau mati.

      2. Aku melayu says:

        Sudah-sudahlah. Dua2 negara pun ada di takuk basi. Ekonominya hancur. Korupsi merata2. Melayu bergaduh kerana dengki sesama melayu. Padanlah kedua-dua negara dipijak-pijak negara kuasa besar. Kerana sikap melayu yang suka sibuk hal orang. Kerja sendiri terbengkalai. Sibuk dengan hal-hal bodoh tak bermanfaat. Itulah melayu.

        1. Tendi says:

          He he he

  21. paijo says:

    PERBEDAAN TERBESAR DAN PALING MENDASAR INDONESIA SAMA MALAYINGSIAL ADALAH INDONESIA BERJUANG MERAIH KEMERDEKAANNYA DENGAN DARAH DAN NYAWA SEDANG MALAYINGSIAL SAMPAI KIAMAT KELAK TETAP JADI BUDAK BRITAIN JADI ANJING PENJAGA ISTANA BUKINGHAM…MALANG BETUL NASIBMU TIDAK PUNYA HAL YANG BISA DI BANGGAKAN,MERDEKA DARI HADIAH SAJA SONGGOK KALI KAU
    Dulu saya positif dgn malayingsial hingga berkeinginan melancong kesana…tp setelah tahu bagaimana kesonggokan mereka terhadap orang indonesia sekarang jadi anti pati sedikit pun tk punya keinginan untuk melancong ke malayingsial si penjilat britania yg menyombongkan commonwelt…”BHINEKA TUNGGAL IKA”

    1. manusia says:

      hey orang malaysia pon takde pon sebut nak pergi jakarta ,banyak banyak mulut yang aku dengar pon selalu cakap europe ,bukan nak hina ayat engkau dah memang x de kehormatan lansung

  22. paijo says:

    apa yg di banggakan malayingsial negara hadiah saja songgok…

  23. Anak nusantara says:

    ‘Malaysia, negeri tanpa konsepsi-tanpa ideologi’
    – Ir Soekarno –

    Kami bangsa Indonesia terbiasa bertarung, perjuangan bertaruh nyawa ada dalam setiap denyut nadi kami. Terbiasa jatuh sehingga terjatuh bukan hal yang menakutkan lagi bagi kami. Kami sekumpulan anak negeri berwatak keras hasil didikan leluhur kami, tidak jarang kami berkelahi antar sesama kami, tapi disaat ada ancaman dr luar, kami semua akan sederap seirama melawan dan berjuang bersama. Hei Malaysia, itu bukan karena uang dan harta bikin kami bisa bersatu, itu suatu ‘rasa’ yg hanya sesama kami sendiri yg bisa mengartikannya. Dan, pendahulu kami lah yg meletakkan dasar dari semua itu, mempersatukan kami sebagai satu anak berbangsa, bertanah air dan berbahasa satu – INDONESIA !!

  24. ttttt says:

    Asal kalian tau saya dulu udah pernah dinas ke malaysia sebenarnya orang melayu yg dimalaysia tu kebanyakan dari indonesia tp merek tak mau mengakui aku pernah nanya ama sesepuh disana setelah aku tanya neneknya jawa ada yg minang ada yg bugis dll kalo yg asli malaysia itu dimalaysia disebut orang asli kurang lebih kayak suku pedalaman gtu yg orang melayu sampe perdana mentrinya takbisa mengusiknya orang gapakek helm pas pakek motor polisi gaberani nilang bilang ama orang malaysia yg tak mengakui suruh tanya ama bapaknya atau kakeknya atau moyangnya pasti ad keturunan indonesia disina ada nama kota rantau sejarahnya sih yg saya denger rantau itu orang rantauan dari indonesia saya tau dari orang malaysia asli tapi moyangnya dari pacitan

  25. Bittern Marsh says:

    Sebagai warganegara Malaysia setahu saya tidak ada penduduk di Malaysia yang saya kenal yang iri kepada Indonesia. Bahkan rata-rata kenalan TKI dan juga beberapa teman di Indonesia selalu bertanya apakah cara untuk mudah mendapat kerakyatan Malaysia. Bukan itu saja banyak pula TKI ini sanggup menggadai keselamatan untuk masuk ke Malaysia secara haram untuk mencari pekerjaan walaupun telah ditangkap dan dihantar pulang.

    Memang benar kaum etnik selain dari Melayu di Malaysia ini tidak mengutamakan bahasa Malaysia atau bahasa Melayu tetapi ini disebabkan perkara-perkara praktikal yang membuatkan mereka lebih menggunakan bahasa Inggeris untuk tujuan perniagaan terutamanya, kerana perniagaan global sekarang ini dikuasai oleh bahasa Inggeris. Kami disini tidak pula sampai memaksa kaum-kaum lain untuk penggunaan bahasa Melayu kecuali di persekolahan di mana pelajaran bahasa Melayu adalah wajib. Oleh itu kaum-kaum lainnya walaupun ramainya mungkin tidak fasih masih boleh bertutur dalam bahasa Melayu tapi tak kurang ramainya pula yang menguasai bahasa Melayu lebih dari orang Melayu sendiri terutama kaum etnik yang kami panggil peranakan Cina dan Portugese dan juga ahli-ahli cendiakiawan di institusi pengajian tinggi.

    Dari segi jati diri orang Melayu pula, satu sifat orang Melayu ini ialah mereka tidak gemar menonjolkan diri dan suka beralah untuk mengekalkan kedamaian atau keharmonian. Bukan bermakna tidak ada orang Melayu yang yang berjati diri untuk bergiat, sebagai contoh, di dalam perniagaan yang kecil mahupun yang besar. Perniagaan besar orang Melayu di Malaysia ini banyaknya di miliki oleh syarikat-syarikat atau koperasi-koperasi dan institusi-institusi separuh kerajaan di mana pemilik-pemilik saham dipegang oleh ramai orang Melayu yang tidak dikuasai oleh satu atau dua orang sahaja. Oleh kerana sifat kemelayuan seperti ini kita kurang nampak tokoh-tokoh Melayu yang menonjol terutama dalam bidang perniagaan.

    Mungkin penulis blog ini tidak pula menyelidik bagaimana ramai para-para expat di Malaysia dan juga yang bukan expat di luar Malaysia mempelajari bahasa Melayu dan fasih bertutur di dalam bahasa Melayu. Slogan Satu Malaysia yang utamanya berkehendak memujuk kaum-kaum lain selain orang Melayu untuk berganding bahu untuk membangunkan negara yang secara kebetulan mungkin ada kena mengenaan dengan Bhineka Tunggal Ika, tetapi slogan-slogan Satu Malaysia ini telah lama dijalankan dengan pengkhususan tema-tema yang berlainan seperti ditulis didalam Wikipedia seperti berikut:

    2009 Rakyat Didahulukan, Pencapaian Diutamakan
    2010 Menjana Transformasi
    2011 Transformasi Berjaya Rakyat Sejahtera
    2012 Janji Ditepati
    2013 Malaysiaku Berdaulat: Tanah Tumpahnya Darahku

    Kesimpulannya kami warga Malaysia disini jaranglah hendak melaung-laungkan kelebihan kami sebab kami tahu walau betapa hebatnya seorang itu, bila-bila juga boleh jatuh, seperti kata pepatah “sepandai-pandai tupai berlompat, jatuh juga ke tanah”.

  26. freedom says:

    taik kamu semuanya bodoh otak udang

    1. Bitter Marsh says:

      Cara kamu tulis tu macam orang indon.

  27. Anak Nusantara says:

    orang malaysia iri dengan ‘adat berbahasa Indonesia’ itu bkn cuma isapan jempol, silahkan baca komentar dari orang malaysia disini https://www.facebook.com/ILOVETUNM/posts/777032762368536
    jadi apa yg ditulis oleh blogger di artikel ini memang benar adanya.

  28. Tendi says:

    Saya akan sangat senang jika bangsa Malaysia semua nya memakai bahasa melayu. Jadi nanti bahasa melayu digunakan di negara Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei,sebagian di philipina dan sebagian di Thailand. Bahasa melayu dan turunannya YESS!!

  29. Tendi says:

    Stop menyebut Malaysia sebagai malingsia…Merantau adalah hal yang lumrah dilakukan orang orang zaman dahulu,sebelum negara Indonesia maupun Malaysia terbentuk. Orang Ponorogo merantau ke Sabah..(belum terbentuk negara indonesia dan Malaysia) dan mereka melestarikan tradisi kesenian nya sekarang, sekarang sudah ter bentuk negara indonesia dan Malaysia. Berarti kan tidak salah kalau turunan orang Ponorogo yang yang merantau ke Sabah mengklaim kalo itu adalah asli kesenian nenek moyang nya. Yang kebetulan sekarang sudah di bentuk negara indonesia dan Malaysia

    1. Anak Nusantara says:

      Dan untuk hal yg sama, bahkan jauh lebih dahulu keturunan orang Jawa dibawa ke Suriname oleh Belanda, bkn cm secara fisik tapi adat, budaya, tradisi bahkan jiwa Jawa mereka ikut terbawa sampai anak cucu bahkan cicit mrk sekarang. Adakah orang Suriname keturunan Jawa ini mengatakan bahwa tarian, alat musik, tradisi leluhur mereka itu kepunyaan negara bernama Suriname ??Mereka tetap dengan bangga akan bilang bahwa itu adalah seni budaya Jawa, dan Jawa itu hanya ada di pulau Jawa dan itu Indonesia. Budaya Jawa yg menjadi salah satu keragaman budaya di Suriname. Mereka melestarikan batik, mengamalkan adat istiadat nikah orang Jawa, mengajarkan falsafah hidup orang Jawa disana tanpa pernah ada niat utk merubahnya menjadi batik suriname, tari lengger suriname, adat mintoni ala suriname dsb. Tak pernah ada niat mengaburkan asal budaya menjadi sesuatu yg kabur dan menjadi kesulitan bagi peneliti sejarah dimasa depan. Adalah Batik bin Jawa bukan Batik bin Jawa yg hidup di malaysia.

  30. Anak Nusantara says:

    Tendi : Meski kamu menulis dgn cara orang Indonesia menulis, gaya bahasa seperti orang Indonesia ber-gaya bahasa, lingo dan diksi sebagaimana orang Indonesia menuliskannya tetap kamu akan keliatan kalo kamu orang malaysia. Ada hal yg sifatnya sangat personal, khas, khusus, unik dan hanya bisa diraba oleh jiwa ke-Indonesiaan kami saat berpendapat apalagi tentang nasionalisme kami. Dan kamu Tendi, siapapun kamu, akan merasakan ‘ke-Indonesiaan’ kami yg unik itu saat kamu ungkapkan pemikiranmu diatas (dlm suasana debat yg seimbang, bkn sedang basa-basi dan sedang cari aman dlm perbincangan). Getar Ke-Indonesiaan inilah yg dirasakan sebagai ‘rasa yg ingin mereka miliki’ oleh orang malaysia yg dimaksud oleh penulis artikel (dan org malaysia lainnya seolah gak terima dan seakan-akan langit akan runtuh diatas kepala mereka sampai bahas soal lebih kaya mana elu apa gua hanya utk meng-counter tulisan yg bikin artikel) Malaysia, lu mau akui apa kagak, sebagai individu lu sengak dan gak asik, sebagai kumpulan individu lu cuma kumpulan sengak dan gak asik banget.

  31. qahril reza says:

    si paijo memang salah,kau ucap malaysia nie m****gs**l.kami org malaysia tak pernah ucap korang pun

  32. qahril reza says:

    memang salah teruk kau ani paijo,kami urang brunei inda ngucap kamu,apa lagi orang mlysia!

  33. Penegak Keadilan says:

    kepada semua orang indonesia dan malaysia , harap baca baik2 :

    1. sebenarnya malaysia dulunya adalah bagian dari kerajaaan sriwijaya yang berpusat di palembang , namun akhirnya terpecah , dari malaysia pun terpecah wilayah ada yg jadi singapore..

    2. malaysia memang maju dalam beberapa hal , tapi tetap dibantu indonesia .. coba you periksa gedung2 mewah di malaysia , itu semua siapa tukang yg buat ? siapa pekerja konstruksi nya ? orang indonesia ! arsitek memang orang malaysia , tapi orang malaysia tidak mau kerja bangunan….tapi tragisnya , pekerja2 dari indonesia yg buat , paspor harus dikumpulkan , takut kabur kata malaysia , di saat finishing , udah tinggal jadi … majikan malaysia telepon polis , lalu polis dan pasukan rela razia pekerja indonesia dgn alasan ilegal… lalu deportasi …pekerja2 indonesia kecewa dan marah , dibohongi , gaji tak dibayar …
    finishing dilakukan orang malaysia ( yang gampang2) dan diklaim inilah gedung buatan orang malaysia… sungguh licik !!
    keterangan ini bersumber dari intel dan sah !!

    3. malaysia penduduknya lebih sedikit , militer malaysia jarang latihan bersama dgn negara lain , … indonesia penduduknya lebih banyak , militer indonesia sering latihan dengan negara lain , bahkan militer negara asing ingin kerja sama dengan indonesia , militer indonesia sudah terlatih dari dulu … jika suatu saat ada negara yang mau ngajak perang dengan indonesia , dengan senang hati dilayani … dan mobilisasi sipil di indonesia lebih cepat

  34. BTI says:

    You know…
    Malaysia merdeka pemberian grandma of inggris
    Plish n dont cry my brother n sister…
    This is a fakta for u all, so… malaysia hanya boneka antek-antek inggris dan sampai saat ini malaysia harus membayar pajak kemerdekaannya to inggris
    Malaysia tidak punya identitas, hanyalah merasa bangga dengan kemajuan yang di kasi oleh inggris
    Plish malaysia… think n study about your country that is semua yang kalian dapatkan dan banggakan itu berasal dari kakek inggris kmu.

    He MALINGSIALAN yang pemalas dan idiot… negara boneka inggris, yang tdk punya dasar ideologi, culture, tdk tau malu, yang mengaku muslim tpi negara tmpat perjudian, banyak omong, tdk punya darsar silsilah yang jrlas, seharah yang duram!!
    Kalian harus tau sumpah kami sbgi bangsa yang besar brjiwa nasional bangsa indonesia:
    Pertama :
    – KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA

    Kedua :
    – KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA

    Ketiga :
    – KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA

  35. bima says:

    Saya akui negara Malaysia sangat jauh berkembang dibanding negara kita Indonesia dari segi infrastruktur teknologi dan bisnis.Sedikit cerita saat saya 2 minggu disana untuk mengemban misi perusahaan , saya akui sangat berkembang pesat jauh dari saat 8th silam , saat saya kuliah disana , dan jujur sekarang bnyk sekali yg bikin saya kagum dengan negara ini. Namun jauh dri itu semua saya tetap bangga dengan Indonesia karena etnia budaya walau majemuk tp tetap satu konsisten terutama untuk bahasa kesatuan. Dsni saya bercerita sesuai kenyataan, krn jujur saja di malaysia saya SULIT memahami satu kesatuan bahasa yg utuh, dimana Tionghoa , india, dan melayu , ,

  36. mey says:

    Sudah lah jangan saling menghujat satu sama lain..
    Mending sekarang kita koreksi diri..perbaiki apa kekurangan kita..
    Emang kalo kayak gini diteruskan ga bakal ada ujungnya..
    Pasti semua orang ga akan mau kalo dihujat atau dilecehkan..

  37. Imam Rizky says:

    Hei…negara yg msih trjajah malingsial edan.
    Boneka inggrish kmi tak takut wlaupun hrs dikroyok oleh comentwell.
    Kmi akn brdiri di garis trdepan indonesia dan mengatakan ganyang malingsial…

  38. mohammad says:

    malaysia dan indonesia adalah satu dan sepatutnya satu……kalau terus bertikah kita semua yang rugi….sepatutnya bersatu……sebagai pandangan sendiri memang saya senanh sebagai malaysia…..tapi saya juga senang dgn kelebihan indonesia….tanah subur hasil bumi melimpah…..memang asalku malaysia….tapi mgkin saja ada titihku dr sana…mgkin….kalau mengaji sejarah…dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung…apa2 pun saya setuju dengan pandangan penulis…jati diri warga indonesia lebih kuat…..itu kelebihan

    1. wahyudi says:

      Kami memang sedikit tertinggal infrastruktur dan technology dari negeri kau malaysia .itu karena Indonesia membangun negerinya dengan tenaga keringat dan pemikiranya sendiri bukan hadiah yang diberikan dari bangsa lain .
      Indonesia berlambangkan garuda ,berbendera Sang Saka ,Merah putih ,ber ideologi Pancasila negeri yang dibangun dengan darah dan air mata .
      kami terbagi bagi beribu suku beribu adat beribu budaya beribu bahasa ,beribu pulau dan beberapa agama yang bersatu padu dalam Bhineka Tunggal Ika .

      Kami sekarang memang tertimpa banyak masalah dan sedikit terpuruk ,itu karena kami sedang belajar untuk menjadi pemimpin dunia …. Terbagi ras ,suku ,adat ,budaya ,pulau ,bahasa ,agama dan merdeka hidup harmonis dalam satu kesatuan di pangkuan Bumi Pertiwi Indonesia ..bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi pusat pemerintahan dunia ,militer Indonesia salah satu militer terkuat di dunia walaupun peralatan tempur indonesia masih tidak memadai ,dan rakyat Indonesia berani mati demi membela negara karena orang Indonesia berjiwa nasional sekuat Garuda Pancasila yang gagah berani dan terhormat tak terjajah ..kami lebih malu dijajah daripada jadi orang tak punya karena dijajah adalah melambangkan orang yang tidak punya harga diri .

      Kalau di malaysia berdiri tegap dan menatap mata orang malaysia pasti mereka tidak berani membalas tatapan anda ,itu karena mental mereka terjajah
      ,.,tapi jika itu terjadi di Indonesia tidak ada 5 menit sudah terjadi perkelahian hebat .

      Saya yakin siapapun yang mendengar bangsa Indonesia hati mereka pasti bergetar ,karena negeri kita adalah negara yang besar , kuat dan berdaulat penuh .

      Jangan coba coba membangunkan MACAN ASIA YANG SEDANG TIDUR ,macan kalau di usik dan diganggu pasti akan terus mengajar tikus sampai manapun walaupun tikus itu punya persekutuan dengan hewan lain pasti semuanya di bantai tak tersisa

      Muhammad Wahyudi Kusumawijaya

  39. wahyudi says:

    1. Pengakuan secara jujur dari Datuk Anwar Ibrahim pada NewYork Times, bahwa sebagian besar pemimpin Malaysia terlalu pongah dan sombong meskipun sebenarnya Malaysia adalah negara lemah dan korup sehingga tidak bisa menghargai negara-negara tetangganya.(Di Indonesia ada KPK)

    2. Terbatasnya akses informasi dari media informasi (surat kabar, televisi dan lain-lain) bagi rakyat Malaysia sehingga hanya sedikit saja informasi mengenai negara-negara tetangga yang dipunyai. Hal ini menyebabkan hidup rakyat Malaysia seperti katak dalam tempurung. Akibatnya, mereka merasa pintar padahal sesunggunya hidup dalam kemalasan dan kebodohan yang teramat sangat. Nilai-nilai demokrasi yang dicapai oleh negara tetangganya tidak banyak diketahui oleh rakyat Malaysia. Hal ini memang disengaja oleh pemerintah mereka agar rakyat tetap bodoh sehingga tidak membahayakan kekuasaan mereka.(Malaysia negara demokrasi????)

    3. Menurut analisis Robert C. Lie (Times magazine, June 2007), fenomena yang berlaku di Malaysia ini dalam istilah psikologi merupakan mekanisme pertahanan diri. Intinya, adanya kelemahan, kebodohan, serta kegagalan bangsa Malaysia mengaktualisasikan diri sebagai suatu bangsa yang bisa dihormati oleh bangsa lainnya menyebabkan mereka berusaha sekuat tenaga membalik penilaian tersebut dengan memberikan stigma yang lebih jelek terhadap negara tetangganya.

    4. Analisis dari Dinas Rahasia Russia (2006) terhadap fenomena teroris Dr. Azahari dan Nurdin Moh. Top, menyatakan bahwa kedua orang tersebut adalah merupakan kaki tangan / agen rahasia Malaysia bekerjasama dengan CIA disusupkan ke Indonesia untuk mencegah fenomena kebangkitan Islam moderat di Indonesia. Seperti Analisis dari CIA, keberhasilan proses demokratisasi di Indonesia yang diikuti dengan kebangkitan Islam di Indonesia akan menjadikan Indonesia sebagai Negara besar dan maju di regional Asia Pasifik. Kondisi ini jelas tidak menguntungkan bagi Malaysia yang berupaya menjadi pemimpin di wilayah ini namun tidak memiliki kemampuan sama sekali. Kepentingan USA terhadap wilayah ini juga akan terganggu bila Indonesia berhasil muncul menjadi Negara besar dan maju di kawasan ini.

    5. Dalam era globalisasi dewasa ini, peperangan bukan lagi menjadi suatu kunci bagi memenangi suatu persaingan. Justru saat ini yang dibutuhkan adalah soft power. Keunggulan budaya salah satunya. Dalam banyak hal ini jelas sekali keunggulan budaya Indonesia atas Malaysia. Lagu-lagu Indonesia banyak membanjiri Malaysia, bahkan menjadi top chart di negara mereka. Belum lagi hasil-hasil budaya lainnya seperti film, kerajinan, pencak silat, kebudayaan tradisional, dan lain-lain. Arsitektur misalnya, sudah menjadi pengetahuan umum bila menara kembar Petronas mencontek dari desain Candi Prambanan di Indonesia. Fenomena ini diakui oleh budayawan serta banyak artis Malaysia, salah satunya adalah Amy yang begitu gundah atas membanjirnya produk budaya dari Indonesia ke Malaysia

    6. Tidak ada satupun kurikulum mancanegara yang memasukkan mata pelajaran bahasa Malaysia kedalam kuliahnya, satu-satunya turunan dari bahasa melayu yang dijadikan kurikulum pendidikan bahasa asing adalah bahasa Indonesia.(Universit y di Australia, Belanda, Rusia, China, Jepang, Eropa, USA). Hal ini disebabkan karena bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa yang berpotensi semakin besar pemakaiannya di dunia (UNESCO). . .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *